Kamis, 01 Februari 2018

Novel: Cinta Jangan Dipendam!!

Pemesanan, SMS ke 0878-260000-53, Formatnya: Novel: Cinta Jangan Dipendam!! # NAMA # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH BUKU # NO HP. Info lengkap klik gambar! :)

Murah! Cuma Rp 45.000,- (belum ongkir).
 

Sinopsis Novel: Cinta Jangan Dipendam!!
Ananda Saputra, seorang pemuda dari Dusun Sikampuh, Kroya. Setelah lulus SMA ia merantau untuk kuliah di DIII Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi, Bandung. Di awal masa kuliah calon Tenaga Teknis Kefarmasian itu, Nanda sempat dekat dengan teman wanita sekelasnya, Gracia Celly. Namun, kedekatan itu akhirnya retak dan pupus karena perbedaan prinsip dan pandangan bila menyoal tentang cinta dalam suatu hubungan yang disebut pacaran.

Untuk melampiaskan kekecewaannya pada Gracia, di libur akhir semester kedua Nanda menjadikan Kampung Inggris di Pare, Kediri sebagai tempat pelarian, di sana Nanda berkenalan dengan sepasang sahabat bernama Francie Safitri dan Maysitah Putri Dewi. Dua gadis yang kemudian jadi adik tingkat Nanda di kampusnya. Tragedi cinta segitiga terjadi, May yang jatuh hati pada Nanda, dan Nanda yang menyimpan rasa untuk Francie. Serta Gracia yang sudah berbaikan dengan Nanda dan mendukung kedekatan Nanda dengan Francie.

Nanda yang tak berpengalaman soal cinta hanya berani mengutarakan perasaanya lewat sebuah surat. Francie bimbang bukan kepalang, di sisi lain Francie menaruh hati untuk Nanda, tapi di sisi lain Francie pantang menikung sahabat sendiri. Surat cinta itu bukannya mendapat balasan, apalagi jawaban, ungkapan rasa dari Nanda itu malah menggantung begitu saja. Dengan berat hati Nanda bisa mengerti keadaan Francie. Nanda bersabar untuk menunggu dan terus menunggu.

Akankah penantian Nanda itu berakhir manis? Atau malah sebaliknya? Temukan jawabannya dengan melahab habis isi cerita dalam novel teenlit: Cinta Jangan Dipendam!!

Minggu, 29 Oktober 2017

Novel: Pesantren Sawahan

Novel: Pesantren Sawahan
Pemesanan, SMS ke 0878-260000-53, Formatnya: Novel: Pesantren Sawahan # NAMA # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH BUKU # NO HP.

Murah! Cuma Rp 50.000,- (belum ongkir).

Novel “Pesantren Sawahan” Buku ini adalah novel bertema religi motivasi. Bercerita tentang lika-likunya kehidupan seorang pemuda yang sedang mempelajari ilmu tasawuf untuk mendalami muara hakekat dan menyelami lautan makrifat dengan menjadi seorang sufi yang senantiasa betthareqoh kepada Allah Azza Wa Zalla.

Sinopsis Novel: Pesantren Sawahan
Namanya Abdul Muis, akrab disapa Muis, ia dilahirkan sebagai seorang bocah kampung biasa dan hidup di Dusun Besuki, sebuah desa di lereng kaki Gunung Sumeru. Ketika Muis baru lulus Sekolah Dasar (SD), oleh ayahnya ia disarankan untuk mondok di luar Malang, nyantri di Pondok Modern Al Hidayah Ponorogo. Setelah enam tahun nyantri di Ponorogo, Muis lulus dari Kulliyatul Mu'alimin Al-Islamiah (KMI) dengan hasil memuaskan. Muis bisa pulang ke Malang dan mewujudkan mimpinya kuliah di kedokteran.

Terbiasa dengan lingkungan pondok modern yang bukan hanya mengkaji ilmu pengetahuan umum tapi juga ilmu pengetahuan agama. Rasanya seperti ada yang kurang ketika di kampus Muis hanya fokus pada kuliah dan jauh dari dunia pesantren. Di tengah kegamangannya itu, secara kebetulan Muis menemukan sebuah pondok salaf dari pucuk gunung binaan Kyai Fadhillah, Pesantren Sawahan, Nganjuk. Muis kemudian menjadi santri terbang di sana. Bila di Pondok Modern Al Hidayah Muis digembleng secara inteletual keagamaan, di pondok tradisional itu Muis bersemangat mendalami tasawuf dengan mengamalkan thoreqoh untuk memperluas wawasan spiritual keagamannya.

Muis bersemangat dengan kesehariannya sebagai musafir muda penuntut ilmu. Menjadi mahasiswa kedokteran sambil menjejaki diri sebagai seorang sufi yang gemar berzuhud. Muis banyak mendapat pengetahuan spiritual dan tidak semua orang bisa mengerti tentang pengalaman bathin yang dialami. Selain mursyidnya Kyai Fadhillah, Muis juga banyak memiliki mentor spiritual keagaamaan yang selalu siap sedia bila diajak berdiskusi perihal berjubelnya pertanyaan di kepala Muis. Sampai akhirnya Muis bisa menentukan kemana kapal tarekatnya akan berlabuh setelah berlayar ke lautan hakekat, kemudian mengarungi luasnya samaudra makrifat, lalu menjangkar di dalam kefanaan-Nya, ialah kembali ke dermaga syareat dengan mercusuar sholawat. (Penulis: Ali Ridwan)

Novel: Serdadu Rindu

Novel: Serdadu Rindu
Pemesanan, SMS ke (085103414877), Formatnya: SERDADU RINDU  # NAMA # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH BUKU # NO HP.

Murah! Cuma Rp 41.000,- (belum termasuk ongkir)


Sinopsis Novel: Serdadu Rindu
Gadis belia berusia tujuh tahun  itu namanya Nirmala. Suatu malam yang sunyi dan sepi Nirmala menemukan sebuah buku diary bersampul ungu. Diary itu adalah benda sepeninggalan ibu. Nirmala membaca lembaran demi lembaran dalam buku itu tiap menjelang tidur. Satu malam satu mozaik, genap satu bulan di malam terakhir, Nirmala menutup buku diary itu dengan tanda tanya besar.

Satu hal yang masih mengganjal dalam pikiran Nirmala ialah tentang ayahnya. Di akhir catatan dalam  diary itu, tidak ada detail catatan ibunya Qintan soal ayahnya Bintan.

Dua belas tahun kemudian Bintan pulang, Bintan kaget bukan kepalang. Di rumah, Bintan tidak menemukan keberadaan putri tunggalnya beserta istrinya. Bintan mencari tahu apa yang telah terjadi. Bintan kemudian mendapat kabar bahwa istrinya sudah lama meninggal, stress berat setelah mendengar kepergian suaminya, Bintan yang dikabarkan hilang dalam tugas. Bintan bergegas menyusul putrinya yang sedang kuliah di luar kota.

Dari pria tak dikenal itu, Nirmala mendengar kisah yang sama persis seperti cerita yang ditulis ibu dalam  buku diary-nya. Nirmala akhirnya bisa menerima, alasan  mengapa ayah tidak bisa pulang dan menghilang selama enam belas tahun lebih. Untuk menumpahkan rasa rindunya, Nirmala tersedu sedan dalam  pelukan ayahnya yang dulu tegap, cepak, klimis, gagah, dan tampan. Menjadi seperti sekarang yang  kumal, bercambang, berkumis, berkulit lebih legam, dan kurang terurus.

Testimonial Pembaca
Setelah membaca buku ini, saya banyak mengetahui arti kehidupan, bagaimana harus belajar ikhlas, sabar, dan tawakkal. Bukan hanya dalam masalah cinta layaknya Bintan-Qintan tapi dalam kehidupan yang kita jalani sehari-hari. Bagaimana saling menguatkan ketika seseorang teman/sahabat/keluarga/kekasih sedang terjatuh, patah hati, tertekan, terpuruk dan pada dasarnya semua orang yang mencintai kita akan selalu ada dalam hari-hari kita.

Tulisan-tulisan yang Qintan tulis dalam diary nya mengisyaratkan banyak hal, banyak emosi yang tercurah di dalamnya, mulai senang, sedih, emosi, kecewa, semua ia tuliskan dalam bait-bait indah dan penuh arti.

Novel ini cukup membuat perasaan pembaca masuk ke dalam situasi yang diceritakan, bagaimana perjuangan Bintan bertahun-tahun memendam perasaan cinta kepada Qintan, tarik ulur hubungan mereka, akhirnya menikah dengan Qintan, memiliki anak, tak berlangsung lama kebahagiaan itu sirna, Bintan harus menerima resiko pekerjaan nya sebagai tentara, terasingkan, terisolir dari kehidupan yang seharusnya ia jalani, semua penuh perjuangan. Qintan meninggal dan semua itu tidak pernah diketahui Bintan. Hingga akhirnya ia kembali, kembali dengan menjadi Bintan yang baru, kembali menjadi Ayah yang seutuhnya untuk Nirmala. Mengharu biru.

Sebagai seorang yang hobi traveling, dengan membaca buku ini pasti akan tertarik untuk mengunjungi Papua, bagaimana keindahan alamnya. Jujur, saya jadi penasaran dengan tempat-tempat yang disebutkan dalam novel ini, semua digambarkan secara deskriptif dan membangkitkan imajinasi bagaimana indahnya disana. Teluk Bintuni, Manokwari, Jayapura, Fak Fak, Sorong, Sentani, Nabire dan lainnya. Papua tidak melulu Raja Ampat, banyak pula yang harus dikunjungi, semua bagian dari keindahan alam Indonesia. I wish someday i’ll go to there.”Amiiinnn...” (Alvinda Heriza Nasution, Tangerang Selatan).

Novel: Pacaran di Satu Pertiga Malam

Novel: Pacaran di Satu Pertiga Malam
Pemesanan, SMS ke (085103414877), Formatnya: 1/3 MALAM # NAMA # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH BUKU # NO HP.  Murah! Cuma Rp 37.000,- (belum termasuk ongkir).

Sinopsis Novel: Pacaran di Satu Pertiga Malam
Namanya Laila. Lengkapnya Laila Ibrahim. Laila adalah seorang gadis yang buta, bisu, juga tuli. Sebetulnya waktu Laila remaja, Laila adalah gadis yang tanpa cacat di setiap jengkal tubuhnya. Sebelum akhirnya, kecelakaan hebat merenggut segalanya. Penggumpalan dan penyumbatan di saraf otaknya telah menonaktifkan fungsi indera penglihatannya, indera pendengarannya, juga akses ke pita suaranya. Laila juga menjadi seorang yatim piatu setelah kecelakaan hebat itu ikut merenggut nyawa kedua orang tuanya.

Kak Melati adalah satu-satunya keluarga yang tersisa. Bu Salamah adalah guru terbaik Laila. Enggelia, Arinda, dan Kumala adalah tiga sahabat terdekat Laila, sementara Haikal adalah cinta sejatinya semenjak Laila mulai beranjak dewasa. Selalu berada dalam kesenyapan dan keheningan. Senantiasa berteman dengan sunyi dan sepi. Keseharian Laila seakan tak lepas dari yang namanya cerita dan kisah pada satu pertiga malam.

Kisah cinta Laila bermula saat pertama kali ia bertemu Haikal di Villa, Puncak Bogor. Tiga hari kebersamaan harus dibayar dengan lima tahun perpisahan. Tak lama dipertemukan, cinta harus kembali terpisahkan. Pisah sementara sebelum akhirnya kembali bersatu di Nirwana sana. Bersatu untuk selama-lamanya. Cinta Laila dan Haikal adalah sejati, cinta Laila dan Haikal adalah suci, cinta Laila dan Haikal adalah hakiki. Sebab cinta mereka adalah dari Allah, untuk Allah, dan kepada Allah. Timbul dari hati, disampaikan dengan hati, dan sampai ke hati. Demi Illahi Robbi.

Testimonial Pembaca
Rosita Velayanti, Sragen. “Sebuah novel yang menyentuh hati. Dengan kata-kata indah dan menggugah. Sangat menginspirasi, membuat iba, dan merasa perih bila pembaca berada di posisi tokoh”  

Sri Anggun,  Makassar. “Banyak pelajaran yang dapat diambil terutama kisah cinta Haikal dan Laila yang berlandaskan atas cinta hanya kepada Allah”

Lailiiyatus Syafah, Malang, Jawa Timur. “Manusia sering mengenal cinta, namun jarang tahu maknanya. Manusia sering merasa cinta, namun tak semua tahu hakekatnya. Cinta bukan kewajiban melainkan kebutuhan untuk saling melengkapi, memahami, menyemikan, dan menghidupkan. Menyerah pada satu cinta Illahi. Cinta adalah rasa syukur. Melalui novel ini kita belajar mengenal syukur dan makna cinta sesunggunya ‘Pacaran di satu pertiga malam’”

Senin, 15 Februari 2016

Jual Aneka Kerajinan Dompet Kulit Buaya Asli Khas Merauke

Dompet Kulit Kaki Kasuari Khas Merauke
Harga Rp 370.000,- (Belum termasuk ongkir).  
Order, ketik: DOMPET KULIT KASUARI # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP. Kirim ke : 081247632833 (Gunarto, di Merauke)

Dompet Panjang Pria Kulit Buaya Pria Khas Merauke
Harga Rp 420.000,- (Belum termasuk ongkir). 
Order, ketik: DOMPET KULIT BUAYA PANJANG PRIA # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP. Kirim ke : 081247632833 (Gunarto, di Merauke)

Dompet Panjang Pria Kulit Buaya Wanita Khas Merauke
Harga Rp 570.000,- (Belum termasuk ongkir). 
Order, ketik: DOMPET KULIT BUAYA PANJANG WANITA # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP. Kirim ke : 081247632833 (Gunarto, di Merauke)

Ikat Pinggang Kulit Buaya
 Harga Rp 430.000,- (Belum termasuk ongkir). Order, ketik: IKAT PINGGANG # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP. Kirim ke : 081247632833 (Gunarto, di Merauke)

Gantungan Kunci Kulit Buaya
 Harga Rp 30.000,- (Belum termasuk ongkir, makin banyak pesan ongkir makin murah). Order, ketik: GANTUNGAN KUNCI # NAMA LENGKAP # ALAMAT LENGKAP # JUMLAH # NO TELP. Kirim ke : 081247632833 (Gunarto, di Merauke)